Pada Selasa, 10 Juni 2025, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., membuka kegiatan Pembinaan Karyawan dan Karyawati Dinas Sosial Kabupaten Grobogan yang diselenggarakan di Aula Dinas Sosial Kabupaten Grobogan.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran karyawan dan karyawati sebagai bentuk penguatan kapasitas, peningkatan semangat kerja, serta mempererat sinergi dalam memberikan pelayanan sosial yang lebih optimal kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Ibu Indri menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kolaborasi antarpegawai sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas-tugas sosial yang penuh tantangan dan tanggung jawab. Beliau juga mengingatkan bahwa setiap ASN di lingkungan Dinas Sosial memiliki peran strategis dalam memastikan program-program sosial berjalan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Grobogan.

“Kita harus menjadi insan sosial yang siap melayani dengan hati, bekerja dengan niat tulus, dan senantiasa meningkatkan kualitas diri untuk masyarakat Grobogan yang lebih sejahtera,” ungkap beliau.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan terbangun semangat baru dan budaya kerja yang positif di lingkungan Dinas Sosial, sehingga seluruh pegawai dapat terus berkontribusi secara maksimal dalam mewujudkan pelayanan sosial yang responsif, inklusif, dan berkeadilan.

 

Pada Selasa, 22 April 2025, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., bersama jajaran dari BAPPEDA, BPPKAD, DPUPR, Dinas Pendidikan, Disperakim, serta Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Grobogan, mengikuti kegiatan pembahasan usulan Sekolah Rakyat sekaligus penandatanganan Berita Acara Klarifikasi.

📍Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, dan menjadi bagian penting dalam proses pengusulan serta verifikasi konsep Sekolah Rakyat Kabupaten Grobogan.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Grobogan dalam memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah guna menghadirkan pendidikan alternatif berbasis sosial dan inklusif. Melalui inisiasi Sekolah Rakyat, diharapkan masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan dalam mengakses pendidikan formal dapat memperoleh kesempatan belajar yang layak, bermutu, dan sesuai dengan potensi lokal.

Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama menuju masyarakat Grobogan yang lebih cerdas, mandiri, dan berdaya saing. Kolaborasi antarinstansi ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu sektor, melainkan hasil kerja bersama yang terintegrasi.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Indri Agus Velawati menyampaikan bahwa peran Dinas Sosial akan difokuskan pada penguatan aspek sosial, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan bagi kelompok rentan yang menjadi sasaran utama dari konsep Sekolah Rakyat. Dengan demikian, pendidikan dapat benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

🙏 Semoga ikhtiar ini membawa manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Grobogan, serta menjadi langkah nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi semua kalangan, demi terwujudnya Grobogan yang inklusif dan berkeadilan sosial.

 

Pada Rabu, 21 Mei 2025, Rapat Koordinasi Kegiatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2025 resmi digelar dan dibuka oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Grobogan.

Acara ini menghadirkan narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah dan BPJS Ketenagakerjaan Purwodadi, serta diikuti oleh perangkat desa dari wilayah yang memiliki buruh tembakau di Kabupaten Grobogan. Kegiatan berlangsung di Hotel Front One Purwodadi dengan suasana interaktif dan penuh semangat kolaboratif.

Rakor ini bertujuan untuk memperkuat sinergi, koordinasi, serta pemahaman bersama dalam pemanfaatan DBHCHT secara optimal dan tepat sasaran. Melalui forum ini, para peserta mendapatkan informasi mendalam terkait arah kebijakan, prosedur pelaksanaan, serta prioritas penggunaan DBHCHT yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pekerja tembakau.

Dalam arahannya, Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Grobogan menegaskan pentingnya akuntabilitas, transparansi, dan kolaborasi lintas sektor agar pengelolaan dana DBHCHT benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Beliau juga mengapresiasi peran aktif perangkat desa dan instansi terkait dalam memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan lapangan.

Selain menjadi wadah koordinasi, kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana evaluasi dan penguatan komitmen bersama untuk terus mengoptimalkan dana DBHCHT dalam bidang perlindungan sosial, pemberdayaan ekonomi, serta peningkatan kualitas hidup buruh tembakau dan keluarganya.

Dengan terlaksananya rapat koordinasi ini, diharapkan pemanfaatan DBHCHT Tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkelanjutan demi tercapainya kesejahteraan sosial masyarakat Grobogan secara menyeluruh.

 

📍Pada Rabu, 16 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan pemasangan kaki palsu di Sentra “MARGO LARAS” Pati, yang merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Sosial RI di wilayah Jawa Tengah. Kegiatan ini ditujukan untuk membantu para penyandang disabilitas fisik agar dapat beraktivitas kembali secara mandiri dan produktif dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun tiga penerima manfaat dalam kegiatan tersebut adalah:
1️⃣ Safi', warga Desa Baturagung RT 04/05, Kecamatan Gubug — menerima kaki palsu bawah lutut
2️⃣ Nur Rohman, warga Desa Kalongan RT 07/01, Kecamatan Purwodadi — menerima kaki palsu bawah lutut
3️⃣ Sarkun, warga Desa Baturagung RT 07/05, Kecamatan Gubug — menerima kaki palsu atas lutut

Pemberian alat bantu tubuh berupa kaki palsu ini diharapkan dapat meningkatkan mobilitas, kepercayaan diri, serta kualitas hidup penerima manfaat, sehingga mereka mampu berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial maupun ekonomi di lingkungan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kolaborasi antara Dinas Sosial Kabupaten Grobogan dengan UPT Kemensos RI Sentra “MARGO LARAS” Pati dalam memberikan solusi nyata bagi warga yang mengalami hambatan fisik.

📌 Tak berhenti di sana, pada Kamis, 17 April 2025, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan juga turut mengantarkan Feri Agung Laksono ke Sentra Terpadu “Prof. Dr. Soeharso” Surakarta untuk mengikuti program bantuan ATENSI vokasional. Program ini mencakup pelatihan keterampilan dan kewirausahaan yang bertujuan membekali penerima manfaat agar mampu mengembangkan potensi diri serta memiliki kemandirian ekonomi di masa depan.

Melalui berbagai kegiatan rehabilitasi sosial ini, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan berupaya menghadirkan pelayanan yang holistik dan berkelanjutan, mulai dari pemulihan fungsi sosial hingga peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat rentan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mewujudkan masyarakat yang inklusif, sejahtera, dan berkeadilan sosial.

📈 Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI dan pemerintah daerah, diharapkan program-program seperti ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Grobogan.

 

Pada Rabu, 30 April 2025, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi dan Penyerahan Bantuan Bahan Bangunan Rumah (BBR) bagi warga terdampak bencana banjir yang terjadi pada Januari 2025 di Desa Baturagung dan Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Gubug ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang turut menghadirkan perwakilan untuk menyaksikan langsung proses penyaluran bantuan kepada masyarakat penerima manfaat. Bantuan BBR ini ditujukan untuk membantu warga dalam memperbaiki tempat tinggal yang rusak akibat bencana, sehingga mereka dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman

Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor, antara lain:
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Grobogan
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Kabupaten Grobogan
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Grobogan
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan
Camat Gubug
Perwakilan dari Kementerian Sosial RI

Dalam sambutannya, Ibu Indri menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan material semata, tetapi juga merupakan wujud nyata dari sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lintas OPD dalam mendukung percepatan pemulihan pascabencana. Ia menegaskan pentingnya gotong royong, kolaborasi, serta komitmen bersama untuk memastikan bahwa masyarakat terdampak benar-benar merasakan manfaat dari setiap program yang dijalankan.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Sosial juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pendataan, verifikasi, hingga penyaluran bantuan, sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.

Melalui program ini, diharapkan bantuan BBR dapat mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat, sekaligus menjadi semangat baru bagi para penyintas bencana untuk bangkit dan membangun kembali kehidupan yang lebih baik.

🙏 Semoga kerja sama dan sinergi yang terjalin terus berlanjut, demi terwujudnya masyarakat Grobogan yang tangguh, berdaya, dan sejahtera.

  • by admin dinsos1
  • Berita
  • 345

 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Ibu Indri Agus Velawati, S.E., M.M., bersama perwakilan dari Bappeda, BPPKAD, Disperakim, dan Dinas Pendidikan menghadiri rapat koordinasi lanjutan dalam rangka membahas dukungan daerah terhadap rencana pelaksanaan Program Sekolah Rakyat.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Grobogan, Bapak Anang Armunanto, S.Sos., M.Si., dan berlangsung pada 17 April 2025 di Ruang Rapat Sekda Kabupaten Grobogan.

✨ Kolaborasi antarperangkat daerah ini diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam meningkatkan akses pendidikan yang inklusif dan merata bagi masyarakat Grobogan.

 

Top